Prof. Dr. Muhammad Turhan Yani, M.A. Jadi Penguji Eksternal dalam Sidang Terbuka Doktor UIN Sunan Ampel Surabaya
Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya pada Selasa, 9 Juni 2026, saat berlangsung ujian terbuka program doktor bagi promovenda Saudah Al Amilatul Khalisoh Afifi. Sidang yang dihadiri keluarga, sivitas akademika, dan tamu undangan itu menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik sang promovenda yang mempertahankan disertasi berjudul “Konstruksi Kesadaran Sosio-Religius Jamaah Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah di Kota Mojokerto.”
Dalam sidang tersebut, Prof. Dr. Muhammad Turhan Yani, M.A. tampil sebagai penguji eksternal, mendampingi jajaran penguji internal seperti Dr. Hj. Luluk Fikri Zulkifli, M.Ag. serta para promotor Prof. Dr. H. Aswadi, S.Ag., M.Ag. dan Dr. Agus Santoso, S.Ag., M.Pd.. Dari meja penguji, Prof. Turhan Yani memberikan pandangan tajam dan konstruktif terhadap substansi penelitian yang menyoroti peran tarekat dalam membentuk kesadaran religius dan sosial masyarakat Mojokerto.
Penelitian Saudah Afifi menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dan konstruksionis untuk mengungkap bagaimana aktivitas tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) memperkuat nilai-nilai sosial dan religius jamaahnya. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik dzikir kolektif dan bimbingan mursyid tidak hanya meningkatkan spiritualitas, tetapi juga menumbuhkan empati, disiplin ibadah, serta kontribusi sosial jamaah di masyarakat.
Sidang terbuka yang berlangsung di ruang Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya itu diakhiri dengan sesi foto bersama antara promovenda, para promotor, dan seluruh penguji. Momen tersebut menandai keberhasilan Saudah Afifi dalam meraih gelar doktor, sekaligus mempertegas komitmen UIN Sunan Ampel Surabaya dalam mengembangkan kajian keislaman yang berdampak sosial.