Edukasi Pernikahan Dini: Mengubah Tradisi demi Masa Depan yang Lebih Cerah
Surabaya, Desember 2024 – Fenomena pernikahan dini masih menjadi isu yang signifikan di kalangan masyarakat Madura, khususnya di Wonosari Wetan RW 7, Surabaya. Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan pola pikir, Program Studi S2 PPKn Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengadakan proyek edukasi bertajuk "Fenomena Pernikahan Dini dan Pentingnya Pendidikan."Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa Roose Meery dan Tatik Irawati dengan bimbingan dari Dr. Oksiana Jatiningsih, M.Si, dan Dr. Wahyudi, M.Si, selaku dosen pendamping. Dalam kegiatan ini, turut hadir M. Ali Masyhuri, seorang relawan yang memberikan dukungan aktif dalam pelaksanaan edukasi kepada masyarakat. Mengambil tempat di Balai RW 07 Wonosari Wetan, program ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan dampak negatif pernikahan dini, termasuk putusnya pendidikan, risiko kesehatan, dan dampak psikologis bagi anak perempuan. "Kami ingin masyarakat memahami bahwa pendidikan adalah jalan terbaik untuk masa depan yang lebih baik, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi komunitas secara keseluruhan," ungkap Roose Meery. M. Ali Masyhuri sebagai relawan juga memberikan pandangannya, menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam mengatasi isu ini. "Kita perlu membangun pemahaman bersama bahwa tradisi harus berkembang sesuai kebutuhan zaman. Pendidikan adalah jembatan menuju perubahan tersebut," ujar Ali. Salah satu langkah konkret yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah pembukaan program kejar paket A, B, dan C pada Januari 2025 untuk anak-anak yang putus sekolah akibat pernikahan dini. Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan tingkat pendidikan masyarakat setempat.Respon positif masyarakat terlihat dari antusiasme mereka selama kegiatan berlangsung. Dukungan dari tokoh lokal, seperti Bunda PAUD dan pengurus RW, turut memperkuat implementasi program ini. "Kami sangat terbantu dengan adanya edukasi ini dan berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya pendidikan," kata Imam Hambali, Ketua RW setempat. Dengan semangat dan kolaborasi berbagai pihak, proyek ini menjadi langkah awal yang penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Wonosari Wetan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Program Studi S2 PPKn UNESA
Email: info@unesa.ac.id